<p><strong>DALUNG (08/12/2025) </strong>– Dalam pelaksanaan Lomba Gebogan yang digelar Sabha Yowana Desa Adat Dalung pada Minggu (16/11) yang bertempat di Wantilan Widya Mandala Utama, Pura Dalem Gede Desa Adat Dalung. Salah satu ketentuan menarik menjadi perhatian peserta maupun penonton, seluruh peserta lomba diwajibkan memakai pusung gonjer. Aturan ini bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari upaya pelestarian budaya Bali, khususnya identitas remaja putri Bali yang belum menikah.</p> <p> </p> <p>Pusung gonjer merupakan tata rambut tradisional yang secara turun-temurun digunakan oleh remaja sebagai simbol kesucian dan masa pertumbuhan sebelum memasuki fase pernikahan. Dengan ciri rambut disanggul sederhana dan dibiarkan menjuntai, bentuk ini mencerminkan keanggunan serta kesopanan sesuai adat Bali. Dalam konteks lomba, penggunaan pusung gonjer diharapkan tidak hanya memperindah penampilan peserta, tetapi juga menunjukkan keselarasan antara pakaian adat, seni, dan nilai budaya yang dijaga oleh generasi muda.</p> <p> </p> <p>Disampaikan di awal acara oleh Dr. I Made Pasek Subawa, S.Ag., M.Ag. selaku dewan juri lomba gebogan, ketentuan ini bertujuan menjaga keseragaman sekaligus memperkuat edukasi budaya kepada generasi muda dalam hal tata rambut. <em><strong>“Kami mewajibkan peserta memakai pusung gonjer karena ini adalah ciri khas remaja Bali dan sangat relevan dengan konteks lomba. Selain estetis, aturan ini juga memberikan pemahaman kepada generasi muda agar mereka mengenal dan bangga dengan identitas budaya sendiri,” </strong></em>ujarnya. Beliau juga menambahkan, bahwa di beberapa lomba yang ia pernah temui, seringkali para remajanya malah mempergunakan tata rambut pusung tagel, yang dimana hal tersebut seharusnya dipergunakan untuk orang yang sudah menikah.</p> <p> </p> <p>Peserta lomba gebogan pun menyambut baik aturan tersebut dan suatu kebanggaan karena bisa tampil sesuai adat. Dengan penerapan aturan ini, Sabha Yowana Desa Adat Dalung tidak hanya menyelenggarakan lomba seni, tetapi juga turut mendorong pelestarian tradisi agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya.</p> <p> </p> <p><strong>(KIMDLG-003).</strong></p>
Pusung Gonjer Jadi Syarat Wajib Tata Rambut Peserta Lomba Gebogan: Pelestarian Identitas Remaja Bali
08 Dec 2025